Kecukupan Nutrisi dari Pola Makan Vegetarian

Kecukupan Nutrisi dari Pola Makan Vegetarian

Mereka yang sedang mempertimbangkan untuk beralih ke menu makan vegetarian, umumnya mencemaskan kecukupan nutrisi, dikarenakan keyakinan bahwa daging merupakan bagian wajib agar tetap kuat dan sehat masih sangat tersebar luas. Dengan data riset nutrisi selama berdekade tahun, PCRM (sebuah organisasi nirlaba yang beranggotakan para dokter dan awam yang bekerja sama demi praktik medis yang welas asih dan mempromosikan kesehatan berdasarkan riset) langsung menjawab permasalahan ini:

Faktanya adalah, sangat mudah untuk memiliki menu makan seimbang menggunakan makanan-makanan vegetarian. Makanan vegetarian memberikan berlimpah protein. Tidak dibutuhkan pengombinasian makanan yang jeli. Variasi menu makanan secara normal, sudah memberikan protein lebih dari cukup bagi kebutuhan tubuh. Meskipun keberadaan protein dalam pola makan vegetarian mungkin lebih sedikit dari pola makan daging, hal ini sesungguhnya merupakan tantangan. Karena protein berlebih memiliki hubungan dengan batu ginjal, osteoporosis, serta kemungkinan penyakit jantung dan kanker. Pola menu makan yang difokuskan pada buncis, biji-bijian utuh serta sayuran mengandung jumlah protein yang mencukupi, tanpa mengalami overdosis seperti yang terjadi pada kebanyakan pengonsumsi daging.

Selain protein, kalsium juga mudah ditemukan dalam menu makan vegetarian. Kebanyakan sayuran berdaun hijau tua serta buncis mengandung kalsium, dan sebagian jus jeruk serta sereal juga dilindungi oleh kalsium. Zat besi berlimpah dalam biji-bijian utuh, buncis, serta buah-buahan. Selama kehamilan, kebutuhan nutrisi kita meningkat. American Dietetic Association telah mendapati bahwa menu makan vegan sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Kanak-kanak vegetarian juga memiliki kebutuhan nutrisi yang tinggi, tetapi juga sudah terpenuhi dalam menu makan vegetarian.

[Sumber:Disadur dari Buku Vegetarian dalam Perpektif Kedokteran]