Vegetarianisme: Fakta yang Bukan Mode Sesaat

Vegetarianisme: Fakta  yang Bukan Mode Sesaat

Sungguh suatu tanda yang sangat menggembirakan bahwa sekarang ini makin banyak orang di berbagai belahan dunia menganut diet vegetarian. Ada suatu penerimaan yang makin besar di Barat bahwa vegetarianisme adalah cara yang lebih modern, ilmiah, dan lebih baik untuk mempertahankan kesehatan tubuh ketimbang makan daging. Survei terbaru memperkirakan 2.000 orang menjadi vegetarian setiap minggunya, menambah jumlah dari 2.5 juta orang yang sudah menjadi vegetarian ketat. Beberapa artis top dunia seperti Michael Jackson dan Madonna yang bervegetarian telah berperan dalam mempopulerkan diet vegetarian ini. Ini bukan mode sesaat, bukan pemikiran tiba-tiba. Keputusan untuk menjadi Vegetarian didasarkan sebagian besar pada landasan kesehatan dan etika moral.

Kita perlu sekali untuk tetap menjadi vegetarian, bukan saja dari sudut pandang kesehatan dan nutrisi, melainkan juga dari sudut pandang spiritualisme, etika, belas kasihan, dan ekonomi. Ahli medis di seluruh dunia telah setuju bahwa suatu diet vegetarian adalah cara ideal untuk meningkatkan kesehatan. Suatu binatang yang dibunuh akan menjadi bangkai, tidak demikian dengan buah-buahan dan sayuran. Jika kita makan separuh dari suatu jenis sayuran dan menanam separuh lainnya, tumbuhan itu dapat hidup lagi karena masih merupakan organisme yang hidup.

Juga telah dibuktikan bahwa pada saat seekor hewan dibunuh, hewan itu menjadi “Ketakutan dan menghasilkan cairan racun didalam tubuhnya”. Cairan ini memasuki tubuh orang yang memakannya dan memengaruhi kesehatannya secara negatif. Tidak semua racun dapt dihilangkan oleh tubuh dan yang tertinggal dalam sistem akan mempertebal arteri dengan membentuk kolesterol, yang menjadi penyebab tekanan darah tinggi yang mempertinggi resiko terkena penyakit stroke, jantung, dan gagal ginjal.

Fakta lainnya adalah bahwa alam juga telah memaksudkan manusia untuk menjadi vegetarian. Karakter fisik manusia dari struktur gigi, lidah, dan usus sama seperti karakter fisik hewan pemakan tumbuhan (herbivora) dan sangat bertolak belakang denga hewan pemakan daging (karnivora). Fakta ini telah membuktikan bahwa Manusia memang dilahirkan untuk menjadi Vegetarian. Jika semua manusia telah bervegetarian, sumber daya yang ada sekarang akan lebih dari cukup untuk memberi makan seluruh penduduk bumi. Seorang vegetarian dapat bertahan hidup diatas sekitar 0,72 are tanah per tahun, sedangkan 4,63 are tanah dibutuhkan untuk menghasilkan daging. Vegetarian bukanlah sebuah mode atau tren sesaat melainkan sebuah fakta yang harus dilakoni semua manusia jika mendambakan dunia yang adil, damai, dan makmur bersama-sama.

[Sumber: Disadur dari buku All You Wanted To Know About Vegetarian]